KEUNTUNGAN MEMBUKA USAHA

Hasil dari usaha memang tidak
pernah mengkhianati, terlebih jika usaha tersebut dilakukan murni dengan
perjuangan dan keringat sendiri. Merintis usaha memang bukan tanpa hambatan. Di
awal perjuangan tersebut pasti akan banyak hal yang membuat Anda merasa down,
merasa terlalu berat dan tak sanggup untuk menopangnya yang kemudian berakhir
dengan membandingkan keleluasaan dan kenikmatan saat masih menjadi pekerja di
perusahaan ternama.

Meski begitu, apa benar Anda
yakin dengan bekerja di perusahaan tersebut Anda akan terbebas dari perasaan
berat dan lainnya tersebut? Setidaknya ada banyak hal tentang menjalankan usaha
yang jauh lebih baik. Beberapa hal
tersebut seperti yang dibahas dalam ulasan di bawah ini.

 

Kita bosnya!

Saat menjadi pekerja atau
karyawan, Anda kan memiliki keterbatasan dalam hal pekerjaan. Karena yang
menurut Anda sudah benar, terkadang masih belum tentu atasan Anda berpikir
sama. Anda akan merasa mereka terlalu detail terhadap kesalahan yang Anda
perbuat.

Namun, hal tersebut tentu tidak
akan Anda dapatkan jika Andalah bosnya! Saat memiliki atau membuka sebuah usaha
atau bisnis, secara otomatis Andalah pemilik sekaligus bos dari bisnis
tersebut. Hal ini mungkin tidak akan terlalu berasa saat Anda baru merintis.
Namun, ketika usaha ini mulai melebar dan memiliki pegawai, Anda akan merasakan
apa yang dulu mungkin sempat Anda inginkan saat menjadi pegawai.

Segala keputusan sekarang ada di
tangan Anda.

 

Bukan lagi kita yang mencari, 
tapi menyediakan pekerjaan

Fase ini akan kemudian Anda
rasakan saat usaha yang Anda jalankan akhirnya berkembang. Awalnya mungkin Anda
merasa dapt menghandle segalanya sendiri, atau mungkin memminta bantuan orang
rumah untuk membantu beberapa hal kecil. Namun, seiring berkembangnya usaha
Anda, Anda harus memikirkan untuk menambah sumber daya dengan merekrut orang
atau pekerja. Hal ini tentu akan sangat membantu. Anda akan lebih fokus dalam
melakukan perencanaan usaha karena hal lainnya telah teratasi dengan baik di
tangan pekerja Anda.

Dengan begitu, semakin besar
usaha yang Anda geluti, akan semakin besar peluang Anda untuk mengentaskan dan
menekan angka pengangguran.

 

Keuntungan masuk ke dompet kita

Hal ini sudah mutlak pasti Anda
ketahui. Berbeda dengan saat Anda bekerja, Anda akan diberi upah atau gaji
sesuai dengan beban kerja Anda. Namun, saat Anda merintis usaha, seberapapun
beban kerja yang Anda keluarkan, keuntungan dari usaha tersebut merupakan hasil
yang sepenuhnya akan masuk ke dalam kantong Anda. Terlebih jika Anda melakukan
bisnis tunggal atau merintis bisnis seorang diri.

 

Lebih banyak waktu bersama keluarga

Tentu, hal inilah yang menjadi
kendala bagi para pekerja. Dari seminggu waktunya, mungkin hanya dua hari
bahkan ada yang tidak sama sekali memiliki waktu yang cukup untuk dihabiskan
bersama keluarga tercinta kecuali di hari libur besar yang kebanyakan akan
digunakan untuk beristirahat atau hal lainnya.

Hal ini tentu tidak akan lagi
menjadi kekhawatiran jika Anda membuka bisnis. Karena waktu bekerja ANda dapat
Anda atur sedemikian rupa, sefleksibel mungkin sehingga quality time bersama
keluarga Anda dapat lebih terjaga.

 

Kurang lebih, itulah beberapa
keuntungan yang akan Anda dapat saat menjalankan usaha nantinya. Ya, yang pasti
segala hal yang Anda kerjakan tentulah memiliki peluang dan risikonya
sendiri-sendiri. Tergantung bagaimana Anda berani menghadapi dan mengatasinya
atau tidak.

Namun, jika Anda masih takut
untuk menjalankan bisnis sendiri, memulai bisnis sendiri dengan menjadi
dropshipper atau pun jaringan bisnis lain bisa jadi batu loncatan yang membantu
Anda untuk dapat mandiri berbisnis ke depannya.

Namun sebelum Anda mencoba untuk
bergabung dalam bisnis jaringan tersebut, ada baiknya untuk terlebih dahulu
mengenali latar belakangnya dengan membaca Review Bisnis Qnet
terlebih dahulu misalnya. Banyak dari mereka yang tidak melakukan proses ini
saat akan bergabung sehingga saat bisnis berjalan dan dihadapkan dengan sistem
yang mereka tidak paham, akhirnya mereka menganggap Qnet
penipu
, tidak professional, dan sebagainya. Padahal itu semua hanya karena
kesalahpahaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *