Produk Perawatan Luka – Medihoney Wound Gel

Bagi yang pernah berurusan dengan luka ulkus dekubitus, pasti tahu betapa sulitnya menyembuhkan luka. Buat yang belum familiar, ulkus dekubitus ini kondisi medis karena tekanan berkepanjangan. Misalnya pasien yang harus terus berbaring atau lama duduk di kursi roda.

Salah satu kerabat saya mengalami ulkus dekubitus. Penyebabnya karena penuaan sekaligus gesekan terus menerus karena banyak beraktivitas di kursi roda. Selama ini, luka coba dikurangi dengan memberi bantalan di kursi roda sehingga tekanan tidak terlalu besar.

Namun luka ulkus dekubitus tetap tidak terhindarkan. Beberapa kali kami mencoba mengobati dengan obat yang beredar di pasaran namun hasilnya kurang signifikan.

Kemudian kami mencoba Medihoney Antibacterial Wound Gel, produk perawatan luka dari Medizone. Kami tertarik karena sesuai dengan namanya, produk ini menggunakan madu manuka dan diklaim 100% natural.

Penyembuh Luka Medical Grade

Setahu saya, masih jarang obat perawatan luka di pasaran yang menggunakan madu manuka sebagai komposisinya. Saat pertama kali melihat iklan produknya, langsung terpikir aroma dan teksturnya tentu nyaman karena berbentuk gel dan berbahan dasar madu.

Apalagi, madu manuka yang digunakan dalam produk Medihoney Wound Gel ini juga sudah medical-grade atau berstandar medis. Artinya, aman digunakan sebagai salah satu usaha mengobati penyakit.

Bentuk Medihoney Wound Gel ini seperti tube yang jika ditekan akan mengeluarkan gel berwarna kecokelatan seperti madu. Kemudian, gel ini bisa diaplikasikan langsung ke bagian tubuh yang mengalami luka.

Bahkan hebatnya lagi, tak perlu proses pengikisan luka yang biasanya dilakukan lewat prosedur bedah untuk perawatan lukanya. Pengobatannya bisa dibilang sangat natural dan mudah. Pasien penderita luka ulkus dekubitus juga tidak merasakan nyeri saat mengganti kain kasa atau proses pengobatan berlangsung.

Selain luka ulkus dekubitus, produk Medihoney Wound Gel ini juga bisa diaplikasikan untuk perawatan luka lainnya. Dalam satu paket pembelian, ada 5 tube dengan ukuran masing-masing 20 gram.

Semoga pengalaman saya bisa bermanfaat untuk orang lain yang menderita luka serupa, atau jenis luka-luka lainnya. Tapi tentu tak cukup dengan obat saja, orang-orang di sekitar juga perlu memastikan kondisi pasien nyaman.

Misalnya, menggunakan kasur khusus sehingga bagian yang luka tidak terkena tekanan berlebihan. Tak hanya itu, usahakan reposisi atau mengubah posisi pasien setiap 2 jam sekali jika berbaring. Jika beraktivitas di kursi roda, sebaiknya reposisi dilakukan setiap 15 menit sekali.

Terima kasih, Medizone!

,